ME, I MISS U….
22007vAmerica/Los_Angeles01bAmerica/Los_AngelesTue, 30 Jan 2007 21:37:12 -0800 6, 2008 by tsukimakoto
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh…
aq ga tau grammar judul postingan kali ini bener apa kagak..terserah deh, mo dikritik juga boleh. ME, I MISS U…yg terjemah bebasnya kurang lebih, DIRIKU, AKU RINDU PADAMU…
jadi inget waktu kecil dulu ane ini termasuk tipe anak yg extrovert, apa2 maunya diomongin dan pingin diketahui banyak orang. kalo punya kelebihan satuuu aja, pinginnya dipamerin. tapi yg dipamerin ini bener2 berkualitas, lho…bukan hanya omong besar doank. coz dulu ni ane sangat suka sekali berjuang dan meraih sesuatu.
masih inget pas diamanahi mewakili SD untuk lomba hafalan Qur’an. waktu itu ane sangat all out, semua yg aq bisa dikerahkan untuk menghafal Qur’an, bahkan sampe kurang tidur. (tapi jangan ditanya soal keikhlasan menghafal ya…maklum, saat itu aq ga begitu paham tentang ilmu ikhlas). hasilnya juara 2 aq sabet.
lalu waktu ujian akhir TPA yg materinya lumayan bejibun utk anak ukuran SD. kita disuruh hafalin 50 hadits adab beserta arti, hafalin terjemah hadits arba’in n terjemah juz ‘amma, n hafalin asma’ul husna. tambah lagi ada ujian tertulis. anak2 yg ikut ujian sudah memprediksikan bahwa juaranya pasti orang yg sama, yaitu anak laki2 yg usianya 1-2 tahun di atasku.
karena mendengar prediksi2 itu yang menurutku bikin gerah aja, akhirnya aku belajar mati2an utk mendapat gelar ‘juara 1′ lulusan TPA Al Hidayah. well…gelar itu benar2 aku dapatkan. alhamdulillah…
tapi, entah kenapa, seiring perjalanan waktu dan pressure yang semakin meningkat, diriku yg seperti itu perlahan meredup, bahkan hampir menghilang jika saja aq ga menyadarinya lebih cepat. belakangan aq sama sekali tidak punya hasrat untuk meraih sesuatu, seperti yang aku rasakan dulu.
memang sih, ada beberapa hal yang ingin sekali aku wujudkan, akan tetapi semua itu seolah hilang begitu saja ketika harus berhadapan dengan tugas2 kuliah, ujian, dan amanah2 lain. karena tak ada kesempatan untuk menadapatkan apa yang aku inginkan, semangatku untuk mengerjakan semua tanggungjawab tidak bisa all out, tidak bisa sepenuh hati, karena harus menahan keinginanku yang sesungguhnya, hasratku yang sesungguhnya..(cieee…sok puitis ajeh…)
tetapi, aku ni hidup tidak sendiri. ada banyak orang di sekelilingku yang ikut andil dalam keberhasilanku. jika saja kedua orangtua dan kakak2ku tidak memberi kasih mereka padaku, maka aku tidak akan bisa mempunyai semangat sebesar itu (waktu kecil). maka dari itu, untuk mereka semua, aku harus menekan egoku, dan aku yakin hanya untuk sementara waktu.
pada awalnya memang menyakitkan, hidup di dunia yang sama sekali tidak aku inginkan. tetapi, belakangan aku mulai tau, bahwa semua kesakitan dan kesesakan itu datang hanya karena aku kurang ikhlas. dan belakangan aku juga tau, jika 4JJ1 menuruti kemauanku untuk meraih ‘my real dream’, maka aku akan menjadi manusia paling selfish di dunia, manusia yang hanya memikirkan kesenangan sendiri, tanpa pernah berpikir untuk memberikan kontribusi kepada orang lain.
nah, kalo aku sudah menyadari semua itu…maka aku tinggal menumbuhkan diriku yang dulu, memanggilnya kembali agar semangat yang pernah aku miliki tidak pudar begitu saja. eiitss…tapi bukan sembarang panggil lho, harus juga ditambahi dengan ilmu ikhlas, so…everything is going to be ok..!!
well..memang perjalanan hidup tidak semudah teori, tetapi, ane akan berusaha keras untuk memperbaiki diri. ga lucu kan kalo kita cuman stag di satu titik, sementara yang lain melesat jauh dan meninggalkan kita sendiri yang terbengong-bengong…
Ganbatte, saiaku na koto atte mo zenryoku de yatte kudasai…(thanks 4 my friend who has gave me these words..^^)
Wassalamu’alaikum warahmatullah…