SEBENARNYA KITA NGGAK KALAH..!!
32007vAmerica/Los_Angeles04bAmerica/Los_AngelesWed, 04 Apr 2007 00:54:04 -0700 6, 2008 by tsukimakoto
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh…
Apa kabar..?? o genki desu ka..?? kayaknya bakalan genki genki terus yah…walaupun banyak masalah datang, just keep faito..!!
Pertengahan Maret kemaren, ada seminar internasional yang diselenggarakan Prodi Ilmu Keperawatan FK UGM, temanya tentang Management Health Problem Post Disaster : Lesson Learnt from Kobe and Jogjakarta Earthquake. Nah, pengisinya tuh gabungan profesor2 dari Kobe University, Japan ma dosen-dosen UGM (gabungan dari FT ma FK).
Ga kebayang aku bisa ikut seminar itu..alhamdulillah. Selain karena memang aku ni bisa dibilang nihon-otaku (walau ga semua sisi dari nihon aku suka), trus pengetahuan yang bisa didapat dari situ bener2 banyak. Ga cuman pengetahuan, juga pengalaman bisa berinteraksi langsung dengan banyak orang baru.
Ketika melihat para profesor Jepang itu…wuihh…keren bangettt…!! Walau udah tua dan ubanan, mereka masih energik dan mempunyai semangat belajar yang tinggi. Mereka ga malu untuk bertanya kepada sesama presentator walaupun tingkat pendidikannya lebih rendah dari mereka. And…ini ni yang paling mencolok dari mereka. Orang Jepang tuh jago ngrusak pronounciation. Pelafalan english mereka ya pake logat mereka, jadinya butuh konsentrasi penuh untuk bisa mencerna apa yang mereka katakan. Memang sih ga semua dari mereka begitu, ada juga yang english-nya lancar dan enak didengar. Ternyata masih mending mendengar english aksen Jawa daripada english aksen Jepang.
Kalo disuruh membandingkan presentasi mereka sama presentasi dosen-dosen Indonesia, ada sedikit perbedaan dalam materi dan penyampaiannya. Pernah waktu menyimak presentasi tentang ADL (Activity Daily Living) di refugee camp pasca gempa Hanshin Awaji, Kobe, bahkan aktivitas yang remeh pun mereka dokumentasikan dengan detailnya. Presentasi dari dosen Indonesia juga ga kalah lho sebenarnya. Ada beberapa presentator Indonesia (semua presentator adalah mereka yang terlibat langsung dalam tim rehabilitasi pasca gempa Jogja) yang juga memperhatikan hal2 detail.
Bahkan kalo membandingkan secara keseluruhan, dosen2 kita ga kalah sama dosen2 luar negeri. Sudah pernah denger kan, kalo Malaysia juga banyak ngimpor dosen dari kita.
Anyway, manusia Indonesia tuh sebenarnya pinter2. Banyak sebab kenapa negara kita ni ga maju2. Di samping moral bobrok dan budaya yang maunya serba instan, kita juga terlalu dimanjakan oleh alam. Istilahnya ga ada stressor yang bikin kita berusaha lebih dari yang lain. Lha wong tanah Indonesia itu kan ibarat lempar biji ke tanah langsung tumbuh, dan kita juga kaya akan hasil tambang. Karena alam memanjakan kita itulah akhirnya kita jadi malas untuk mengembangkan sumber daya yang kita miliki.
Eh, ini hanya opini lho. Boleh digugat apalagi dikritik..^^ Sebenarnya aku ni cuma miris aja melihat generasi muda kita sekarang. Arus westernisasi yang semakin gencar nggak diimbangi dengan penanaman imtaq yang kuat. Apa saja yang datang dari ‘kulon’ diserap begitu aja tanpa filter. Budaya barat yang serba enak-enak ditiru mentah-mentah dan disembah-sembah, giliran disuruh bekerja, ogah-ogahan. Padahal etos kerja dan semangat belajar mereka yang tinggi itu-lah yang seharusnya diserap.
okeh okeh…dah mulai capek ni…sebenarnya masih banyak ide yang harus dimunculkan..tapi ntar malah jadi mbleber ke mana-mana..
Last but not least…Keep faito..!! faito!! faito!! ^^ Ganbarimasho..!!
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh…